Tulisan saya ini saya tujuan khususnya bagi para pengurus, pembina dan pelatih Drumband dan Marching Band yang berada jauh dari pusat kota atau di daerah-daerah, utamanya lagi khusus untuk unit Drumband dan Marching Band yang ada di lingkungan sekolah, baik tingkat Dasar, Menengah maupun tingkat Atas.
Semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat, paling tidak bisa menjadi bahan referensi bagi sekolah-sekolah
yang ingin mengadakan kegiatan extra kurikuler berupa Drumband dan Marching Band.
Ada beberapa hal penting yang ingin saya kemukakan disini untuk mulai membangun sebuah unit
Drumband dan Marching Banddi lingkungan sekolah
Pertama adalah masalah Perencanaan.Perencanaan awal untuk sebuah unit Drumband dan Marching Bandadalah sangat penting. Karena tentunya sekolah tidak
ingin kegiatan Drumband dan Marching Bandyang nantinya akan diikuti oleh siswa-siswa didiknya hanya seumur jagung saja
usianya.
Pihak sekolah dapat berembuk terlebih dahulu dengan berbagai pihak, seperti Komite dan orang tua
murid tentang rencana sekolah untuk mengadakan kegiatan drumband.
Tidak hanya itu, pihak sekolah harus juga mengajak beberapa tenaga ahli atau mereka-mereka yang
telah berkesimpung dalam dunia Drumband dan Marching Banddan marchingband secara lebih intensif.
Maksudnya adalah untuk mengetahui apa saja kendala yang bakal muncul dari adanya kegiatan
Drumband dan Marching Banddi sekolah, serta bagaimana cara mengatasi berbagai kendala tersebut.
Tidak lupa juga untuk mencari informasi lainnya ke sekolah-sekolah yang sudah ada kegiatan drumband
sebagai studi banding untuk mempersiapkan sekolah menghadapi kegiatan drumband.
Dalam perencanaan ini pun juga harus dapat dipahami oleh semua pihak, tidak hanya sekolah saja,
tetapi juga murid, komite dan orang tus serta guru-guru di sekolah. Semua pihak harus dapat memahami
apa maksud dan tujuan dari diadakannya kegiatan Drumband dan Marching Band tersebut.
Sebaiknya sekolah selalu mengadakan konsultasi dengan orang-orang yang telah lebih dulu tahu tentang
Drumband dan Marching Bandsecara lebih mendetail dan jelas.
Kedua adalah Pendanaan
Faktor pendanaan adalah kunci awal sebelum membangun sebuah unit drumband. Sebab berapapun
besarnya dana yang dimiliki oleh sekolah sangat berpengarhu terhadap perkembangan drumband
tersebut dimasa yang akan datang.
Faktor pendanaan ditujuan untuk pengadaan alat-alat drumband. Dan ini hanya bisa diketahui terlebih
dahulu setelah pihak sekolah menentukan perencanaan yang ingin dicapai oleh unit Drumband dan Marching Bandtersebut.
Bila pihak sekolah menginginkan adanya kegiatan Drumband dan Marching Banddi sekolahnya, maka mau tidak mau harus
sudah siap dengan segala konsekuensinya utamanya masalah pendanaan.
Faktor penting yang harus diperhatikan dalam masalah pendanaan adalah ;
1. Biaya pengadaan alat;
2. Biaya pelatihan;
3. Biaya pemeliharaan;
4. Biaya penampilan
5. Biaya kelengkapan unit;
Semuanya ini harus disusun dengan baik dalam bentuk program perencanaan yang dibuat dalam bentuk
RABS sekolah. Dan masalah ini harus dijelaskan terlebih dahulu dihadapi semua pihak mulai dari Komite,
orang tua murid hingga ke Guru atau Pembina sebagai pelaksana teknis kegiatan drumband.
Ketiga, adalah Pelatihan
Adalah tidak mungkin bila sekolah sebagai lembaga yang mengadakan kegiatan Drumband dan Marching Bandharus juga turut bertanggungjawab terhadap latihan Drumband dan Marching Bandtersebut.

Sebaiknya untuk tenaga pelatih ini harus melibatkan orang lain atau pihak ketiga yang betul-betul
menguasai teknik-teknik Drumband dan Marching Bandsecara benar dan betul.
Sehingga disini bisa terlihat, bahwa peran sekolah adalah untuk mengadakan peralatan Drumband dan Marching Bandsesuai
kebutuhan dan pihak pelatih yang bertanggungjawab untuk melatih siswa dari tidak bisa bermain
Drumband dan Marching Bandsampai menguasai teknik dalam drumband.
Dalam hal latihan, pihak sekolahpun perlu memahami, bahwa keberhasilan penampilan sebuah unit
Drumband dan Marching Bandsangat ditentukan oleh banyaknya program latihan yang dijalani oleh unit Drumband dan Marching Bandtersebut.
Boleh dikatakan bahwa kegiatan Drumband dan Marching Bandhampir memakan waktu 70% hanyalah untuk
latihan...latihan.....dan latihan, sisanya mungkin untuk penampilan dalam berbagai event yang diikuti.
Dalam hal ini pihak pelatih dan sekolah harus bekerjasama utamanya dalam menyusun program latihan
serta target yang ingin dicapai oleh unit tersebut. Pihak sekolah dan pelatih perlu bersama-sama
menyusun program event apa saja yang akan diikuti oleh unit tersebut.
Tentunya dalam hal ini pihak sekolah harus selalu berkoordinasi juga dengan aparat setempat, seperti
misalnya dengan Disdik, Pemda, Ormas atau pihak swasta lainnya yang biasa mengadakan event
kegiatan yang memungkinkan Drumband dan Marching Banduntuk tampil.
Keempat, adalah Pengadaan alat
Perlu saya tekankan disini, bahwa untuk pengadaan alat-alat drumband, hendaknya pihak sekolah selalu mencari informasi tentang alat-alat Drumband dan Marching Band dari orang-orang yang mengerti tentang drumband, atau paling tidak mencari informasi dari Lembaga resmi drumband, seperti PDBI, GPMB, dan lain sebagainya.
Sebaiknya pihak sekolah jangan cepat tergiur dengan penawaran yang cukup murah, tetapi sebetulnya
tidak layak untuk dipergunakan sebagai sebuah unit drumband.
Membeli alat-alat Drumband dan Marching Bandbagi sekolah adalah merupakan investasi, jadi harus memperhatikan tidak hanya segi harga, tetapi juga kualitas dan mutu dari alat tersebut.
Bila sekolah mampu, dapat membeli alat dengan harga diatas 50 juta sampai 100 juta. Tetapi bila tidak mampu untuk membeli sekaligus, maka hal ini dapat diprogram dalam bentuk perencanaan pembelian alat secara bertahap, misalnya untuk selama 3 tahun.
Maka dalam rentang waktu 3 tahun tersebut, kebutuhan alat-alat Drumband dan Marching Bandsudah dapat terpenuhi semuanya, paling hanya penambahan beberapa alat saja untuk melengkapinya.
Dalam hal pengadaan alatpun pihak sekolah perlu membuat perencanaan kembali tentang pergantian
atau penambahan alat yang diperlukan sesuai dengan perkembangan Drumband dan Marching Bandtersebut.
Dalam hal pengadaan alat, perlu diperhatikan oleh sekolah adalah ;
1. Jenis dan type dari alat Drumband dan Marching Band;
2. Mutu serta kualitas dari alat tersebut;
3. Kebutuhan yang diperlukan untuk sebuah unit;
4. Faktor pemeliharaan dan perawatan yang tidak sulit;
5. Sarana atau tempat penyimpanan alat.
Hal ini harus menjadi bahan pertimbangan pihak sekolah sebelum membeli alat-alat drumband. Ingat!
Pesan saya janganlah hanya tergiur dengan harga yang murah saja, sehingga kualitas alat tersebut
dalam waktu 1 tahun sudah rusak.
Perlu dipikirkan juga dalam pengadaan alat ini, bahwa alat tersebut harus dapat bertahan untuk waktu
yang cukup lama, minimal 5 tahun. Sehingga sebelum 5 tahun pihak sekolah yang melakukan
penambahan alat-alat saja yang dianggap perlu, sebelumnya akhirnya mengadakan pergantian alat
dengan yang baru kembali.
Hal ini perlu, karena perkembangan dunia Drumband dan Marching Banddan marchingband baik di Indonesia maupun didunia, perkembangannya sangat pesat sekali. Sehingga hampir setiap tahun selalu ada alat atau jenisalat yang baru yang dapat dimainkan dalam sebuah unit drumband.
Demikianlah saya berharap tulisan saya yang sedikit ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pihak
sekolah atau siapapun juga yang ingin mendirikan sebuah unit Drumband dan Marching Banddan marchingband.
Bukan maksud saya untuk mengajari, tetapi semoga tulisan saya ini bisa menjadi pertimbangan bagi
sekolah-sekolah yang saat ini begitu antusiasnya untuk mengadakan kegiatan drumband.
Semoga dengan semakin berkembangnya kegiatan Drumband dan Marching Banddi sekolah ini, maka akan semakin semaraklah perkembangan Drumband dan Marching Band di Indonesia.
(
Copyright@Shanny Ratman)
VIVA DRUMBAND DAN MARCHING BAND KALIMANTAN BARAT!!!!